Museum Unik di Yogyakarta - Berbicara dalam Kebisuan

Thursday, September 29, 2016

Museum Unik di Yogyakarta

Museum Ullen Sentalu

Kali ini aku mau ngajak kamu mengenal lebih dekat Museum Ullen Sentalu. Buat kamu yang memang suka jalan-jalan ke Museum. Kalo main ke Yogyakarta ah sayang banget melewatkan Museum sebagus ini.
Museum ini terdapat di daerah pakem. Jalan Kaliurang km 25, sebenernya kalo dari UGM cukup jauh naik ke atas. Udah daerah pegunungan yang cuacanya cukup dingin gitu.

Namanya Ullen Sentalu  merupakan singkatan dari bahasa jawa “ULating bLENcong SEjatiNe TAtaraning LUmaku” yang artinya adalah “Nyala lampu blencong merupakan petunjuk manusia dalam melangkah dan meniti kehidupan”.

Museum ini sebenernya gak keliatan kaya Museum pada umumnya, malah keliatan kaya gua gitu ketutup banyak pohon. Agak serem juga sih. Terus nyempil deh loket buat beli tiket.hehehe
tiket masuk Museum
Nah ini tiket masuknya bisa dibeli dengan harga Rp.30.000 saja (sudah termasuk pemandu wisata). Tapi dengan harga segini kamu gak akan nyesel karena fasilitas yang diberikan cukup eksklusif. Setelah membeli tiket kamu akan disuruh nunggu di depan.




gerbang masuk
Nah ini gambar gerbang masuknya, nanti kamu akan disuruh nunggu sekitar 10 menitan. Aku saranin kalo kesini jangan sendirian yah (walaupun jomblo) ya minimal ajak temen atau gebetan laaah pokoknya minimal berdua. Nanti kita bakal dijemput sama pemandu wisatanya kebetulan waktu itu aku dateng kesana berdua sama temen aku (ehemmm, beneran temen kok hehehe) terus ada satu lagi pasangan pengantin baru gitu ya jadi dua pasang dipandu sama mbak pemandu wisata yang cantik. Jadi nanti sistemnya kita bakal keliling museum selama 60 menit dan antre (gak dibikin masuk bareng semua soalnya kalo museumnya rame bikin ga fokus walaupun pake pemandu, ya gak?hehehe). Nah ini yang membuat Museum ini terasa eksklusif.

Pas masuk kamu bakal kaget sama arsitektur bangunannya, aku juga soalnya. aku fikir dari luar yang kaya gua itu isinya bakal kaya museum biasa yang bosenin. Ternyata bangunannya memang unik dan modern gitu. Ditambah pemandu wisata yang pandai mengemas cerita.

Di Museum ini terdapat beberapa ruangan yaitu
  1. Ruang Selamat Datang, yang merupakan ruang penyambutan tamu/pengunjung museum.
  2. Ruang Seni Tari dan Gamelan, yang berisi seperangkat gamelan yang dihibahkan oleh seorang pangeran Kasultanan Yogyakarta.
  3. Ruang Guwa Sela Giri, yang merupakan ruangan yang dibangun dibawah tanah. Di ruangan ini dipamerkan karya-karya lukis dokumentasi tokoh-tokoh dari Dinasti Mataram.
  4. Ruang Syair, yang menampilkan syair-syair yang ditulis oleh para kerabat dan teman-teman GRAj Koes Sapariyam pada tahun 1939-1947.
  5. Royal Room Ratu Mas, yaitu ruangan yang dipersembahkan untk permaisuri Sunan Paku Buwana X.
  6. Ruang Batik Vorstendlanden, yang menampilkan koleksi batik.
  7. Ruang Batik Pesisiran, yang juga berisi koleksi kain batik.
  8. Ruang Putri Dambaan, yang menampilkan koleksi foto pribadi putri tunggal Mangkunegara VII dari kecil hingga menikah.
  9. Sasana Sekar Bawana, yang berisi beberapa lukisan raja Mataram.
Nanti ditengah-tengah ada ruang istirahat. Disitu kamu boleh istirahat dulu sekitar 10 menitan, duduk-duduk cantik atau ngaca. Ruangannya jadul klasik gitu. Sepi dan ah syahdu menyenangkan deh. Terus nanti kamu bakal disuguhi jamu (katanya bisa bikin awet muda). Rasa jamunya enak kok, manis gitu. Kayanya kalopun kamu gak doyan jamu bakal tetep mau minum jamu yang satu ini.

Tapi sayang kamu gaboleh ambil gambar didalam museum jadi cuma spot tertentu yang boleh ambil gambar atau difotoin mbaknya juga bisa. Mungkin biar orang penasaran dan mau berkunjung langsung kesana wkwkwk.
 
Fasilitas Museum ini cukup memadai seperti tempat parkir yang cukup untuk sedekar motor dan mobil. Di Ujung Museum juga ada Restoran Beukenhof dengan nuansa Gothic.

foto depan restoran, tinggal naik ke tangga
 
Nah sekian perjalanan aku ke Museum Ullen Sentalu. Jangan lupa piknik gais!



1 comment: